Sunday, August 5, 2012

Kupu Kupu.

Butterfly, terbanglah tinggi...
Setinggi anganku untuk meraihMu.

Bukan susah nak buat jahat, dan bukan senang nak jadi baik. So sometimes I wonder, why won't we give ourselves a chance to be a better person?

Rasa hipokrit? Rasanya macam lebih baik rasa hipokrit dari bakal rasa azab Tuhan di akhirat. Jahat orang tak suka, kadang-kadang baik sangat pun orang tak suka tapi lebih baik jadi baik sebab at least Allah suka. Bukan ke? Kita berusaha jadi baik bukan sebab iman kita kuat, tapi kita berusaha jadi baik untuk kuatkan iman kita. Tak ke?

Rasanya sejak kebelakangan ni macam I always get what I asked for, in terms of something that I don't feel obligate to mention here. Every single thing without fail until the moment when I don't get it, I feel like my whole world going to shatter into pieces.

Unlikely.

There's definitely something wrong me with me, I thought. So I ponder upon myself (did a self-reflection throughout the night and day) and yeah... I figured something out.

Kenapa aku terlupa yang semua dalam dunia ni adalah rezeki dari Allah? Macam ada sebab kenapa bila kau pergi Bazaar Ramadhan tu kau berhenti kat satu gerai dan beli makanan dari dia even though lepas tu bila berbuka rasa makanan dia tak seberapa. Itu rezeki penjual tu yang Allah sampaikan daripada kita. Ada sebab kenapa kita pembeli ni kadang-kadang kena tipu dengan penjual. Itu rezeki dia.

You wouldn't know what kind of deeds they have been doing in their life, mungkin semalam dia solat sunat terlebih rakaat mohon hajat rezeki lebih esok hari, dan kau takkan tahu Allah tengah makbulkan doa dia yang mana satu. Bukan ke?

Okay terlajak pasal pembeli penjual segala padahal point kat sini cuma nak kata yang Allah tahu dah banyak sangat Dia bagi apa yang aku nak so that day, He put a full stop. Sebenarnya bukan full stop pun sebab I did manage to have one, yang aku rasa macam tak berkenan, tapi itu jugaklah yang Allah bagi just because He knew that I NEED THAT.

Aku toleh almari dan Subhanallah! Memang Allah kasi apa yang perlu pun :')

Entahlah, kita manusia ni senang dibuai dengan dunia, senang terlupa apa yang utama, senang tersungkur pada yang tak ada apanya. Aku memang takde tiket untuk terkecuali dalam hal ni, sebab macam kalian, aku pun pegang status pendosa. Everyday is still a struggle for me, and without doubt, I tend to commit sins, Astarghfirullah.

We are sinners, aren't we? We might not sin for the same exact reason, so don't go mocking people around just because they sin differently.

Kita,
di mata Tuhan,
tetap sama,
tanpa ada bezanya.

15 Ramadhans had passed. What have you been doing, folks?
Allahumma balighna ya Lailatul Qadar.
:)

x